SEJARAH DAN PERINGATAN HARI GURU NASIONAL 2020 DIBAWAH PANDEMI

Dipublikasikan oleh Leni Nuryani pada

Sejarah lahirnya persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang diawali Oleh persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) berkaitan dengan Peringatan Hari Guru tanggal 25 November.

Di samping PGHB Berkembang Pula Organisasi Guru baru, pada tahun 1932 Nama Persatuan Guru Hindia Belanda diubah Menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Perubahan Nama ini tentu mengejutkan Pemerintah Belanda Karna Mendengar kata “Indonesia” yang terkesan mencerminkan Semangat Kebangsaan yang tidak disenangi Oleh Belanda.

Berbanding Terbalik dengan Guru-guru dan Bangsa Indonesia yang Sangat Mendambakan kata “Indonesia” ini.

Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan Aktivitas ketika Masa Penjajahan Jepang,Karna saat Itu semua Organisasi dilarang dan Sekolahpun ditutup.

Pada Tanggal 17 Agustus 1945 Situasi Mulai Berubah Ketika Indonesia Menyatakan Kemerdekaannya. Semangat Kemerdekaan yang baru itu Melahirkan Kongres Guru pada tanggal 24-25 November diSurakarta.

Pada tanggal 24-25 November para Guru dan pegawai Pendidikan Sah Mendirikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Hari lahir PGRI Ditetapkan Tanggal 25 November Dalam keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994 Sebagai hari Guru Nasional yang selalu diPeringati Setiap Tahunnya sebagai Bentuk Rasa penghormatan Kepada Para Guru.

Tema Peringatan Hari Guru Nasional 2020

“Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar” Menjadi Tema Hari Guru Nasional ditahun ini.Akibat Krisis Pandemi akibat Covid- 19 Yang Menimpa tanah Air Peringatan Hari Guru Nasional tidak bisa dilakukan Seperti Biasanya.

Acara Memperingati Hari Guru Nasional dilakukan Dengan terbatas dan Minimalis.Upacara Bendera dilakukan dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan Pemerintah.

Pukul 08.00 WIB Tanggal 25 November 2020 Kemendikbud Menyelenggarakan Upacara Bendera Untuk Memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2020 secara tatap muka,Minimalis dan terbatas dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan.

Yang Berada dalam Zona Hijau dan Kuning seperti Instansi Pusat,Instansi Daerah,saruan Pendidikan,serta kantor perwakilan RI diluar Negri diperkenankan untuk menyelenggarakan Upacara Bendera secara Tatap Muka,terbatas dan Minimalis dengan Berpedoman pada Ketentuan yang Telah ditetapkan Kemendikbud.

Sedangkan Untuk Instansi dan satuan Pendidikan yang berada dalam Daerah Zona Oranye dan Merah dihimbau Untuk mengikuti Jalannya Upacara Bendera Melalui YouTube Tayangan Langsung Kemendikbud RI dan Saluran TV Edukasi dari tempat Tinggal Masing-masing.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *